Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, menyampaikan penjelasan mengenai tiga agenda penting dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Tojo Una-Una yang digelar pada Jumat, 29 Agustus 2025, di ruang sidang utama DPRD setempat.
Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una, Gusnar A Suleman, serta dihadiri Wakil Bupati Surya Lapasiri, Wakil Ketua I DPRD Risal C Panjili, unsur Forkopimda, anggota DPRD, asisten, staf ahli bupati, pimpinan perangkat daerah, pimpinan perbankan, serta undangan lainnya.
Tiga agenda yang dibahas yaitu penandatanganan persetujuan bersama Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, penandatanganan persetujuan bersama Raperda tentang Perubahan APBD 2025, serta pengumuman keputusan pimpinan DPRD atas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024. Penandatanganan persetujuan bersama dilakukan langsung antara bupati dan pimpinan DPRD.
Dalam pandangan akhirnya, Bupati Ilham menekankan bahwa RPJMD 2025–2029 bukan sekadar dokumen, melainkan pedoman kerja nyata pemerintah daerah. “Kami sepakat, pembangunan infrastruktur jalan, terutama di wilayah kepulauan dan daerah terisolasi, adalah prioritas strategis, meski kita menghadapi keterbatasan fiskal,” ujarnya.
Terkait Raperda Perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2023 mengenai pajak bumi dan bangunan, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tetap berlandaskan asas keadilan. Menurutnya, hingga saat ini belum ada kenaikan pajak bumi dan bangunan secara menyeluruh.
Sementara mengenai Perubahan atas Perda Nomor 11 Tahun 2018 tentang pengelolaan barang milik daerah, bupati menyebut bahwa kebijakan tersebut diarahkan agar pengelolaan dilakukan secara tertib, efektif, dan akuntabel, serta memberi manfaat langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat.
Bupati Ilham juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD yang menyetujui pembahasan Raperda tentang Perubahan APBD 2025 untuk ditindaklanjuti. “Keseriusan dalam mengarahkan APBD kepada program-program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat, baik dalam pembangunan infrastruktur dasar, penyediaan sarana pendidikan dan kesehatan yang layak, maupun penguatan sektor ekonomi, pertanian, perikanan, UMKM, dan pariwisata, harus tetap berdasarkan prinsip efisiensi, efektivitas, dan tepat sasaran,” katanya.
Menutup pernyataannya, Bupati Ilham menyampaikan terima kasih kepada anggota DPRD, Forkopimda, serta seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi dalam proses pembahasan. Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk memastikan anggaran daerah digunakan secara tepat sesuai prioritas pembangunan yang telah disepakati.
