Kegiatan Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) Palang Merah Indonesia (PMI) Ke-III tingkat Kabupaten Tojo Una-Una resmi dibuka pada Kamis, 30 Oktober 2025, di Lapangan STQ Bumi Mas Uemalingku. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda melalui nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat kesukarelawanan.
Pembukaan Jumbara dilakukan oleh Bupati Tojo Una-Una yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Dalfiah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Jumbara memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian remaja agar tumbuh menjadi individu yang cerdas, tangguh, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aktivitas seremonial, tetapi juga pada proses pembelajaran nilai-nilai kemanusiaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jumbara menjadi sarana bagi anak muda untuk belajar memberi, menolong tanpa memandang perbedaan, dan berbagi dalam kebersamaan. Melalui kegiatan ini terlihat karakter generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak, tangguh, dan peduli terhadap sesama,” ujar Dalfiah saat menyampaikan sambutan di hadapan peserta dan undangan.
Ia menegaskan bahwa Palang Merah Remaja bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, melainkan wadah pembentukan kepemimpinan, kedisiplinan, solidaritas, dan rasa cinta tanah air. Melalui berbagai aktivitas kepalangmerahan, peserta dilatih untuk bekerja sama, mengambil peran aktif, serta mengembangkan sikap tanggung jawab sejak usia dini.
“Ikuti setiap aktivitas dengan serius dan gembira, karena setiap interaksi dan kerja sama adalah pelatihan untuk menjadi pribadi yang tangguh, berjiwa besar, serta siap mengabdi bagi sesama,” harapnya kepada seluruh peserta Jumbara.
Lebih lanjut, Dalfiah menyampaikan bahwa pelaksanaan Jumbara juga menjadi ruang tumbuhnya nilai Posintuvu, yaitu semangat kebersamaan dan saling mendukung yang telah menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Tojo Una-Una. Melalui nilai tersebut, para peserta diharapkan mampu membangun rasa kekeluargaan, saling menguatkan, serta bergerak bersama untuk kemajuan daerah.
“Pembinaan melalui PMR sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tojo Una-Una yang religius, maju, adil, dan sejahtera,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa nilai kemanusiaan dan kebersamaan yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan melahirkan generasi muda yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan menjadi pelopor perubahan positif di tengah masyarakat.
Jumbara PMR Ke-III tingkat Kabupaten Tojo Una-Una tahun 2025 ini diikuti oleh 272 peserta yang berasal dari 17 sekolah. Para peserta terdiri dari tiga tingkatan PMR, yakni PMR Mula, PMR Madya, dan PMR Wira. Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mengikuti berbagai rangkaian aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, serta sikap kepalangmerahan.
Kegiatan Jumbara dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Oktober hingga 1 November 2025. Sejumlah agenda telah disiapkan, di antaranya pelatihan dasar kepalangmerahan, edukasi karakter, simulasi pertolongan pertama, serta berbagai lomba keterampilan yang menekankan kerja sama tim dan rasa kebersamaan. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu mengasah kemampuan praktis sekaligus memperkuat karakter sosial dan kemanusiaan.
Ketua PMI Kabupaten Tojo Una-Una, Femmy Luther, SKM, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Jumbara merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi antaranggota PMR dari berbagai sekolah. Ia menilai kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman, pengetahuan, dan semangat kesukarelawanan di kalangan remaja.
“Kami berharap melalui Jumbara ini, para anggota PMR semakin memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai relawan muda yang siap membantu masyarakat dalam berbagai situasi,” kata Femmy Luther. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, sekolah, serta para pembina PMR yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Pembukaan Jumbara PMR Ke-III turut dihadiri Sekretaris PMI Provinsi Sulawesi Tengah, Sukri, SKM, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala sekolah, serta pembina PMR se-Kabupaten Tojo Una-Una. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan bersama terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepalangmerahan.
Dengan terselenggaranya Jumbara PMR Ke-III ini, PMI Kabupaten Tojo Una-Una berharap nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat sukarela dapat terus tertanam kuat di kalangan remaja. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang siap berperan aktif, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di tengah masyarakat luas. ***













