Bupati Tojo Una-Una melalui Wakil Bupati Hj. Surya Lapasiri secara resmi membuka Liga Futsal Pelajar di Lapangan Futsal Kantor Bupati, Kamis (18/9/2025).
Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 dan dipandang sebagai langkah strategis untuk mendorong pembinaan olahraga sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Surya menegaskan bahwa liga ini bukan sekedar turnamen memperebutkan Piala Camat Ampana Kota, melainkan juga wadah pembinaan sekaligus ajang seleksi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
“Melalui liga ini, para pelajar bukan hanya belajar teknik bermain futsal, tetapi juga nilai sportivitas, disiplin, kerja sama tim, dan tanggung jawab. Inilah tujuan utama dari pembinaan olahraga sejak usia dini,” ujarnya.
Surya menambahkan, pembinaan olahraga tidak bisa dicapai secara instan, tetapi melalui proses berkesinambungan berupa latihan, pengalaman bertanding, serta dukungan dari berbagai pihak. Liga yang melibatkan siswa SD, SLTP, hingga SLTA ini dinilai mampu menjadi sarana melahirkan atlet muda yang berprestasi.
Kepada para peserta, ia mengingatkan pentingnya bertanding dengan semangat sportivitas. Sementara kepada wasit dan official, Surya berpesan agar menjalankan tugas secara adil dan objektif demi menciptakan suasana kompetisi yang sehat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, guru, pelatih, dan semua pihak yang telah berkontribusi. Pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung pengembangan olahraga, karena pembinaan harus dimulai sejak tingkat pelajar,” ungkapnya.
Ia optimistis liga ini akan melahirkan generasi muda yang sehat, kuat, cerdas, dan mampu mengharumkan nama Tojo Una-Una di ajang yang lebih tinggi.
Pembukaan Liga Futsal Pelajar turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una Alfian Matajeng, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aspan P. Taurenta, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kepala Bank Sulteng, Camat Ampana Kota, lurah sekecamatan Ampana Kota, unsur Forkopimda, kepala sekolah, guru, pelatih, wasit, serta para pelajar peserta liga.













