TOUNA (N.MEDIA)- Kepolisian Resort (Polres) Tojo Una-Una menggelar apel Ops Patuh Tinombala 2024 dihalaman Mapolres Tojo Una Una Senin (15/7/2024).
Apel tersebut digelar guna memastikan kesipan personil yang akan diterjunkan pada operasi tinombala yang akan dimulai pekan depan sejak tanggal 15 Juli sampai dengan tanggal 28 juli 2024.
Kapolres Tojo Una-Una yang diwakili Kabag Ops, Kompol Mulyadi yang mewakili Kapolres Tojo Una-Una mengatakan, Operasi Patuh Tinombala 2024 akan dilaksanakan secara serentak selama 14 hari terhitung mulai tanggal 15 Juli sampai dengan tanggal 28 juli 2024.
“Operasi ini melibatkan sebanyak 847 personel dengan rincian Polda Sulteng sebanyak 163 personel dan Polres jajaran sebanyak 684 personel, dengan mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis, didukung penegakan hukum lalu lintas secara elektronik (statis dan mobile) guna meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” Ungkapnya mengutip sambutan Kapolda Sulawesi Tengah.
Menurutnya sebelum Operasi tinombala dimulai, perlu dilaksanakan gelar pasukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel baik sarana dan prasarana, mampu mendukung operasi patuh tinombala 2024 agar dapat berjalan secara optimal dan berhasil sesuai dengan sasaran dan tujuan operasi.
Lanjut Mulyadi, tujuan pelaksanaan operasi patuh tinombala tahun 2024 ini, adalah Meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, Meminimalisir terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Selain itu juga operasi tinombala ini Menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, Meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada institusi polri dan terbentuknya opini serta citra positif tertib berlalu lintas, dalam mewujudkan situasi kamseltibcarlantas di wilayah polda sulawesi Tengah.
“Dalam Ops Patuh Tinombali tahun 2024 ini, ada beberapa target sasaran operasi diantanya, pengendara roda dua yang tidak memakai helm, mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, Tidak menggunakan safety belt, pengemudi dalam keadaan mabuk atau pengaruh alkohol, Pengguna HP saat berkendaraan, Melawan arus, serta Over dimensi dan over load (odol)” Tegasnya (ais)
