Wabup Touna Buka Bimtek Pengawasan Perizinan Berbasis Risiko

Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya Lapasiri, membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko bagi perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Usaha Mikro Kecil (UMK) di Kabupaten Tojo Una-Una. Kegiatan ini berlangsung di Aula Mulia Hotel Ampana, Selasa (5/8/2025), didampingi Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tojo Una-Una, Marni Mangun.

Dalam sambutannya, Surya menyampaikan apresiasi kepada DPMPTSP yang telah menggagas kegiatan tersebut sebagai upaya pembinaan dan pengawasan konstruktif bagi pelaku usaha. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan bimtek ini berlandaskan Peraturan BKPM Nomor 5 Tahun 2021 tentang pengawasan perizinan berusaha berbasis risiko.

“Kita semua wajib memahami, mengimplementasikan, dan mendukung kebijakan ini secara serius serta bertanggung jawab. Saya berharap para peserta dapat memperdalam pengetahuan dan kapasitas dalam melaksanakan pengawasan perizinan berusaha sesuai ketentuan,” ujarnya.

Surya menjelaskan, penguatan pemahaman pengawasan perizinan akan berdampak pada meningkatnya kepatuhan perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha, khususnya PMDN dan UMK. Kebijakan ini juga diharapkan mampu mendorong iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berdaya saing di daerah.

Ia menambahkan bahwa penanaman modal merupakan salah satu pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah karena memiliki efek berganda terhadap penyediaan lapangan kerja, peningkatan daya beli masyarakat, dan pendapatan daerah.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong kemudahan berusaha serta memberikan pelayanan prima kepada seluruh investor maupun pelaku usaha. Komitmen ini dituangkan dalam inovasi pelayanan, penyederhanaan perizinan, serta pengawasan yang adil, proporsional, dan akuntabel,” jelasnya.

Wabup Surya juga menekankan pentingnya kepatuhan pelaku usaha dalam melaporkan realisasi investasi melalui sistem Online Single Submission (OSS). Menurutnya, kepatuhan pelaporan tersebut berpengaruh pada citra daerah, kredibilitas pemerintah, dan pertumbuhan ekonomi.

“Kepatuhan pelaporan realisasi investasi melalui OSS sangat penting karena berpengaruh pada citra daerah dan pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

Menutup sambutannya, ia mengajak peserta bimtek untuk serius mengikuti materi, berdiskusi, dan memberikan masukan yang konstruktif. “Pemerintah daerah siap mendengar dan memfasilitasi aspirasi demi terwujudnya pelayanan dan pengawasan yang semakin baik ke depan,” tutupnya.

Exit mobile version