Bupati Tojo Una-Una yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Alfian Matajeng membuka secara resmi kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tojo Una-Una. Acara berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati, Selasa (2/9/2025).
Dalam sambutan yang dibacakannya, Pj. Sekda menegaskan bahwa penguatan kapasitas HAM merupakan langkah penting untuk membangun birokrasi yang responsif, adil, dan mengedepankan kepemimpinan yang melayani. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah yang telah memilih Tojo Una-Una sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
“Melalui sosialisasi dan penguatan kapasitas seperti ini, kita dapat membentuk ASN yang profesional, humanis, dan berintegritas, serta mampu menjalankan tugas pelayanan publik dengan berorientasi pada keadilan dan kesetaraan,” ujar Alfian.
Ia menambahkan bahwa Kabupaten Tojo Una-Una masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti kesetaraan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemenuhan hak perempuan dan anak, perlindungan masyarakat adat, serta pelestarian lingkungan hidup. Penguatan kapasitas HAM, menurutnya, sejalan dengan arahan Presiden RI tentang pembangunan berbasis hak asasi manusia.
“Kita semua berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Tojo Una-Una sebagai daerah yang ramah HAM, di mana seluruh warga merasa terlindungi, terlayani, dan dapat menikmati hak-haknya tanpa diskriminasi,” tegasnya.
Pj. Sekda juga menyampaikan empat harapan melalui kegiatan tersebut. Pertama, memberikan pemahaman komprehensif tentang pentingnya HAM dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kedua, membentuk karakter ASN yang peduli dan berorientasi pada keadilan sosial. Ketiga, mendorong peserta agar mampu mengimplementasikan wawasan HAM dalam pelayanan publik. Keempat, menjadikan HAM sebagai ruh dalam setiap kebijakan pemerintahan.
“Saya mengajak kita semua untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum penting dalam meneguhkan komitmen bersama untuk mewujudkan Kabupaten Tojo Una-Una yang lebih humanis, adil, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” tutupnya.
Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, Mangatas Nadeak, perwakilan perangkat daerah lingkup Pemkab Tojo Una-Una, lurah dari Kecamatan Ampana Kota dan Ratolindo, serta pihak terkait lainnya.
