Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una menggelar rapat persiapan kunjungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025. Rapat tersebut dipimpin Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya Lapasiri, didampingi Sekretaris Daerah Alfian Matajeng serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tojo Una-Una, Muhamad Arsyad, dan dihadiri seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Eksekutif Kantor Bupati Tojo Una-Una, Selasa, 14 Oktober 2025.
Rapat ini digelar sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dalam menyambut kunjungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur. Fokus utama pembahasan mencakup pengumpulan data dan informasi yang relevan, sinkronisasi program daerah dengan program Pemerintah Provinsi, serta penguatan sinergi antar perangkat daerah agar agenda kunjungan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi daerah.
Mengawali rapat, Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya Lapasiri, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan OPD yang hadir. Ia menegaskan bahwa rapat persiapan ini memiliki peran strategis karena menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan seluruh perangkat daerah memahami peran serta tanggung jawab masing-masing dalam mendukung kunjungan kerja tersebut.
“Rapat ini sangat penting untuk mengumpulkan informasi dan data yang relevan serta untuk mensinkronkan program dan memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten,” kata Hj. Surya Lapasiri dalam arahannya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan setiap perangkat daerah, baik dari sisi substansi program maupun dukungan teknis di lapangan. Menurutnya, kelancaran kunjungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur sangat bergantung pada koordinasi yang baik antar dinas, sehingga seluruh kebutuhan dapat dipersiapkan secara matang dan terencana.
Wakil Bupati berharap setiap OPD yang terlibat dapat aktif berkoordinasi, tidak hanya pada tahap persiapan, tetapi juga selama pelaksanaan kunjungan kerja berlangsung. Dengan demikian, agenda yang telah disusun dapat terlaksana sesuai rencana dan menghasilkan dampak positif bagi pembangunan daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Alfian Matajeng, menyampaikan pentingnya keselarasan data dan program antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi. Ia meminta agar seluruh OPD memastikan program yang disiapkan sejalan dengan kebijakan dan prioritas Pemerintah Provinsi, khususnya yang tertuang dalam program “9 Berani”.
“Seluruh data dan program yang disiapkan harus sinergi dengan program Pemerintah Provinsi, terutama program 9 Berani, agar kunjungan kerja ini dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah dan membuka peluang sumber pendapatan baru,” ujar Alfian Matajeng.
Selain itu, Sekretaris Daerah juga menekankan bahwa kunjungan kerja tersebut diharapkan mampu menjadi momentum untuk menyikapi berbagai keluhan masyarakat yang ada di Kabupaten Tojo Una-Una. Menurutnya, kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur dapat dimanfaatkan untuk memperkuat efektivitas peran pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Alfian Matajeng juga mengingatkan seluruh perangkat daerah terkait aspek publikasi dan peliputan kegiatan. Ia meminta agar setiap dinas maupun media yang melakukan peliputan dapat berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tojo Una-Una. Hal ini bertujuan agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang, terkoordinasi, dan sesuai dengan substansi kegiatan.
“Kami berharap seluruh pihak yang terlibat dalam peliputan dapat berkoordinasi dengan Dinas Kominfo, sehingga pemberitaan yang disampaikan ke masyarakat bisa berimbang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Tojo Una-Una, Muhamad Arsyad, menyampaikan informasi terkait jadwal kunjungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Pemerintah Provinsi, kunjungan tersebut direncanakan berlangsung selama tiga hari, yakni antara tanggal 18 hingga 20 Oktober 2025.
Menurut Muhamad Arsyad, kunjungan kerja tersebut merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una. Ia menilai momentum ini sangat strategis untuk memperkuat hubungan dan sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten, terutama dalam mendukung implementasi program 9 Berani di tingkat daerah.
“Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kita semua, sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una melalui program 9 Berani,” ujar Muhamad Arsyad.
Ia juga menjelaskan bahwa Bapperida Kabupaten Tojo Una-Una telah melakukan berbagai persiapan terkait kebutuhan yang akan ditampilkan dan dibahas selama kunjungan kerja berlangsung. Persiapan tersebut mencakup penyusunan data perencanaan, program prioritas daerah, serta potensi pengembangan yang dapat disinergikan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi.
Muhamad Arsyad berharap sinergi antar perangkat daerah dapat terus diperkuat, karena hal tersebut menjadi kunci utama kesuksesan kunjungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur. Dengan kerja sama yang solid, kunjungan ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tojo Una-Una.
Melalui rapat persiapan ini, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una menunjukkan komitmennya untuk menyambut kunjungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur dengan kesiapan yang optimal. Diharapkan, rangkaian agenda yang akan dilaksanakan nantinya dapat berjalan lancar serta menghasilkan kesepahaman dan langkah konkret dalam mendukung pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. ***
