Pemkab Tojo Una-Una Peringati HKN ke-61 di Ampana

Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 melalui rangkaian kegiatan “Mai’mo Molinja”, senam sehat, dan lomba gembira anak yang berlangsung di Taman JH, Ampana, Minggu (2/11/2025). Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan dan berlangsung dalam suasana kebersamaan.

Peringatan HKN ke-61 di Kabupaten Tojo Una-Una secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Dalfiah, yang hadir mewakili Bupati Tojo Una-Una. Dalam sambutannya, Dalfiah membacakan pesan bupati yang menekankan bahwa Hari Kesehatan Nasional merupakan momentum penting untuk terus mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

“Tanpa kesehatan yang baik, seluruh potensi manusia tidak akan dapat berkembang secara optimal,” ujar Dalfiah saat membacakan sambutan bupati di hadapan peserta kegiatan.

Tahun ini, Hari Kesehatan Nasional mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”. Tema tersebut menegaskan pentingnya membentuk generasi yang kuat secara fisik, cerdas secara mental, dan berakhlak mulia secara spiritual sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah. Pemerintah daerah menilai bahwa kesehatan tidak hanya berkaitan dengan layanan medis, tetapi juga menyangkut pola hidup, lingkungan, serta kesadaran kolektif masyarakat.

Kegiatan “Mai’mo Molinja” yang digelar dalam rangkaian HKN ke-61 tidak hanya dimaknai sebagai olahraga massal. Lebih dari itu, kegiatan ini dipandang sebagai gerakan bersama untuk menumbuhkan dan memperkuat budaya hidup sehat di tengah masyarakat Tojo Una-Una. Melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara bersama-sama, diharapkan masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan tubuh sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Selain “Mai’mo Molinja”, panitia juga menyelenggarakan senam sehat dan lomba gembira anak. Menurut Dalfiah, kegiatan tersebut dirancang untuk menanamkan kesadaran hidup sehat sejak usia dini. Anak-anak sebagai generasi penerus pembangunan daerah perlu dibiasakan dengan aktivitas positif yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.

Ia menambahkan bahwa kesadaran hidup sehat harus dibangun melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. “Kita harus membangun kesadaran bahwa hidup sehat adalah pilihan. Mulailah dari hal sederhana: menjaga kebersihan, konsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, menjauhi rokok dan narkoba, serta menjaga keseimbangan antara kerja dan istirahat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dalfiah juga menyampaikan berbagai upaya yang terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Upaya tersebut meliputi pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan, peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga medis, serta penguatan layanan kesehatan di wilayah terpencil dan kepulauan yang selama ini memiliki tantangan akses.

Pemerintah daerah juga terus memperkuat program prioritas di bidang kesehatan, khususnya penurunan angka stunting dan pencegahan gizi buruk. Program-program tersebut diarahkan untuk memastikan tumbuh kembang anak berlangsung secara optimal sejak dini, sekaligus mencegah dampak jangka panjang yang dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Menurut Dalfiah, keberhasilan program kesehatan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan keluarga menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang mendukung perilaku hidup bersih dan sehat.

Pada momen peringatan HKN ke-61 ini, Dalfiah menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tojo Una-Una, serta seluruh tenaga kesehatan yang selama ini mengabdikan diri di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Apresiasi tersebut juga ditujukan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah terpencil dan pulau-pulau terluar yang memiliki tantangan geografis cukup berat.

“Pengabdian tenaga kesehatan merupakan wujud nyata semangat Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” tuturnya.

Ia berharap, melalui momentum Hari Kesehatan Nasional ke-61, seluruh pemangku kepentingan dapat terus memperkuat komitmen dan kerja sama untuk menjadikan Kabupaten Tojo Una-Una sebagai daerah yang sehat, religius, maju, adil, dan sejahtera. Menurutnya, kesehatan merupakan fondasi utama dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor, termasuk pendidikan, ekonomi, dan sosial.

Kegiatan peringatan HKN ke-61 ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una, dr. Niko; Direktur Klinik Darkuthni sekaligus mantan Direktur RSUD Ampana dan mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una, dr. Abd. Rahman; serta para tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit, klinik, puskesmas, dan unsur Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menambah semarak kegiatan sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan kesehatan di daerah. ***

Exit mobile version